Kita semua tahu, Islam pada dasarnya adalah wujud bukti kesempurnaan Allah terhadap manusia. Untuk apa kita berislam ?
---------------------------------------------------------------------------------------
Aku punya cerita tentang Rohis di Sekolahku...
orang - orang menyebut mereka 'salafi', mereka menyebut diri mereka sebagai pengikut para Salafussholeh. okelah, setiap orang muslim yang ber"SALIMUL AQIDAH" dan "SHOHIHUL IBADAH" pasti seluruh hukumnya kembali kepada Al Qur'an dan Sunnah.
Pada dasarnya, Al Qur'an itu sebagai Sumber hukum. Al Hadits penjelas daripada hukum, dan para Salafussholeh adalah tauladan dalam pengaplikasian Hukum tersebut. Isn't it ? ( Kalo salah kamu yang ngawur... )
metode dakwah atau manhaj dakwah yang benar dan selamat sudah tentu adalah Manhaj Salaf. Lalu dimana aku ? Aku adalah pemuda pencari kebenaran, pencari makna serta hakikat manusia dan pencari kebenaran. Aku berjuang menegakkan kehormatan, Hidup mulia atau mati sebagai syuhada...
LALU SIAPA KAMU !!!
aku dalam berdakwah sudah pasti bermanhaj salaf dan berpedoman pada Al Qur'an dan Hadits. Sedangkan metode penyampaiannya mungkin berbeda dengan 'mereka' para anggota MKI ( majelis kerohanian islam ) sekolah ku, aku berdakwah ( mungkin lebih tepatnya kami ), dengan cara yang dilakukan oleh Rasulullah dan para shahabatnya dulu sewaktu di Makkah. Yaitu dengan Liqo' perPekan, ataupun per berapa hari ( tegantung kepada sitKon... )
materi yang kami sampaikan dan yang mereka sampaikan sudah pasti sama, ( kalo tidak berarti salah satu dari kita ada yang sesat ). DAN MUNGKIN, hanya masalah FIQIH FURU' saja yang berbeda. Namun, IMAM SYAHID HASAN AL BANNA berkata, bahwa masalah furu' adalah keniscayaan. Itulah perfectnya islam, karena dengan begitu Islam mampu menyesuaikan dengan perkembangan Zaman.
Entah mengapa mungkin orang - orang MKI berusaha untuk tidak bisa menerima keberagaman furu' dengan berdalil hadits nabi Muhammad Sallallahu 'alaihi wa sallam yang UMMAT ini akan terpecah jadi 73 golongan. So, mereka terlihat dan terdengar EKSTRIM bagi para 'awam' yang tertarik dengan Islam, dan kadang mereka ini ( para awam )ada yang TAQLID BUTA ada pula yang MENOLAK karena tidak SREG...
Itulah bedanya 'metode' kami dengan mereka,, Insya allah metode dakwah yang kami lakukan mampu mengenai para awam yang belum mengerti. Karena, kami mengetahui bahwa setiap orang mempunyai PANDANGAN berbeda, jadi FURU' itu tidak dapat diFATWAkan. Itulah pula, mengapa Allah ciptakan Akal untuk kita. Isn't it ?
Preman kami dakwahi...
Pemulung kami beri nasehat...
Mereka yang tertarik dengan islam, namun belum bisa melepas gitar kami TERIMA...
(cukup sekian dulu) 'CURPIK' { curahan pikiran } KU...
yo wess...
kapan2 aku yo gawe postingan koyo kowe yo!
sabar qihhhhhhhh
sabaaaaaaar
Comment Form Tutorial: English Version Versi Indonesia