Spiga

Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Agenda Liburan

Saya ingin menyusun agenda liburan kali ini, Alhamdulillah liburnya panjang sekali sampai tiga minggu. Jadi, harus benar - benar dimanfaatkan dengan beberapa tujuan :

1. Badan tidak memelar dan menjadi overweight, walaupun saya tidak pernah overweight karena saya lumayan tinggi. Namun, karena dulu waktu kelas satu jarang olahraga sehingga otot perut saya melar dikit.

2. Berkembangnya wawasan. Setiap hari harus ada ilmu yang masuk, tidak boleh tidak. Jadi, selalu ada progress ke arah yang lebih baik.

3. My Life My Experience, mencari pengalaman apapun bentuknya, entah dengan kemping ato berkemah, jalan malam, ataupun yang lain - lain.

4. Nafi'an Lii Ghoirihi. Bermanfaat bagi sesama. Karena Baginda Rasul bersabada bahwa Orang yang paling baik di antara manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesamanya.


Dengan beberapa tujuan di atas, saya sudah meng-agendakan beberapa program kerja (wuiih...kayak OSIS aja...), yaitu :

1. Berkemah atau Camping : Dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2008 s.d 23 Desember di Sekipan, Tawangmangu. Bersama dengan adik - adik binaan Mas Dery.

2. Road Show bersama Keluarga di Klaten untuk meningkatkan kepercayaan dan popularitas yang kualitatif. Akan dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2008.

3. Kumpul Alumni Pertama Spida. Akan dipikirkan tanggalnya. Dengan format kumpul - kumpul biasa selama semalam di mana saja bisa dinikmati.

4. Touring de Magelang. Touring bersama Mel Depuratum dan LIRIS ( Lingkar Remaja Visioner ) pada tanggal 30 Desember 2008 s.d. 1 Januari 2009. Kami akan merayakan dan merenung pada malam tahun baru di sebuah pantai yang direncanakan.

5. Disusulkan.

Dengan susunan agenda sementara di atas, jadi saya mungkin akan sering sekali untuk mengenakan status OFFLINE. Mohon pamit kepada teman - teman Blogger sekalian. HAPPY HOLIDAY....

Baca Selengkapnya......

Pendidikan Dijual Bro...

Pendidikan Indonesia itu memang payah, begitulah yang saya pikirkan setelah Ummi ( Ibu saya ) menelepon dua jam yang lalu saat beliau mengambil rapot atau hasil belajar saya semester ganjil ini. Sebenarnya itu bukan karena nilai saya yang jelek ataupun jeblok, akan tetapi Ummi menelepon gara - gara ada masalah adminstrasi yang belum terselesaikan.

Ketika saya bertanya, apa yang belum dibayar di sekolah karena saya merasa benar - benar tidak pernah menyelewengkan uang SPP bulanan (hehehe...), beliau mengatakan "Uang Pembangunan". Ha ?! Saya tidak percaya akan semua ini, dulu waktu kelas satu saya dan teman - teman sudah di"mintai" Uang Pembangunan sebesar Rp 2.000.000,-...dan itu bukan jumlah yang kecil untuk Pendidikan, yang katanya di Indonesia ini anggarannya mencapai 20 % dari seluruh anggaran negara. Tetapi, sekarang malah ditambah lagi dan besarnya juga "nggak main - main" yaitu, Rp 250.000,-. Sebenarnya ini bukan masalah besarnya biayanya tetapi sudah melanggar logika saya, bukankah anggaran pendidikan di Indonesia itu 20% ? Mengapa semuanya tetap menjadi mahal begini dan begitu ? Saya masih tidak habis pikir, karena uang SPP per bulan saya sudah mencapai angka Rp 200.000,-. Bukan main mahalnya...

Lagi - lagi Kepala Sekolah mengatakan kalau ingin fasilitas sekolah ditambah, maka iurannya harus tetap jalan. Huh dasar, mau bagaimana lagi kalau Kepala Sekolahnya seperti ini. Begitu yang saya pikirkan saat berhadapan dengan Kepala Sekolah saya yang kebetulan orangnya cerdas dan smart serta supel.

Berjuta pertanyaan menggelantung di kepalaku. Masalahnya bukan itu pak, akan tetapi sebenarnya pos anggaran sekolah itu menuju kemana saja sih ? Mengapa perpustakaannya tetap kumal ? Katanya laboratoriumnya mau ditambah ? Katanya mau buat taman ? Kok malah yang dibuat cuma halaman yang disemen dan dicat hijau ? Dasar.

"Gila, gila bener ! Sekolah SMA saja musti ngeluarin duit jutaan rupiah. Yang nggak bisa bayar dianggap mengundurkan diri. Yang nyicil harus mengaku miskin dulu", begitu tutur salah seorang teman saya. Saya sadar bagaimana jengkelnya teman saya tersebut, pertanyaan yang sebenarnya hanyalah INI SEKOLAH APA JUALAN ?!


Saya jadi teringat buku Ngrasani SBY, karya Mas Erwan Widyarto yang baru saya baca tadi malam menjelang tidur. Di halaman 153 - 156, yang judulnya "Jualan Jadup". Bahwa, seorang pemimpin bermental bebek akan membawa anak buahnya menjadi bebek - bebek pula. Begitu pula, seorang pemimpin bertemperamen macan akan membuat anak buahnya menjadi macan yang menakutkan. Konon, kata - kata itulah yang sering diucapkan oleh Bung Karno, pemimpin besar revolusi bangsa kita. Bangsa Indonesia sudah dipimpin oleh banyak tokoh dan mungkin ada benarnya juga kata - kata tersebut, karena saat ini banyak yang menjadi pedagang di negeri kita. Semuanya serba diperdagangkan, bank - bank dijual, komunikasi dilego dan disitulah letak kebenarannya yaitu, refleksi dari yang di atas. Mungkin karena pemimpin di atas dari golongan pebisnis.

Ya, beginilah negeri pedagang. Mental - mental pedagang yang dibawa oleh para penjajah masih menancap kuat dan terpelihara. Kembali ke topik Pendidikan, bahwa sebenarnya negara kita ini sudah takluk oleh WTO ( World Trade Organization ). Mengapa ?! Karena Pendidikan di negeri kita ini sudah ditentukan sebagai Perdagangan Jasa. What ?!?!

Benar - benar luar biasa negara kita ini. Semuanya dijadikan komoditas perdagangan, bahkan bencana alam dan tsunami-pun digolongkan sebagai komoditas perdagangan. Memberi bantuan terkadang dengan pemikiran bagaimana dana bantuan tersebut bisa kembali, kepentingan politik, dll.

Owh, dasaar....



Baca Selengkapnya......

Menunggu Rapot

wOrKaHolicKawan, saat ini saya sedang menunggu hasil rapot yang akan dibagikan kepada wali murid kita, gampangnya orang tua kita. Sembari mengurangi rasa deg - degan yang sedari tadi mengelilingi saya, lebih baik saya menulis posting ini dan mencurahkan semuanya di sini.

Mungkin curahan hati saya ini tidak jauh beda dengan teman - teman sekelas saya yang lain, seperti Muhammad, Dito dan Wijand, atau Apip, Ya begitulah, nilai - nilai yang tertera di rapot diprediksi akan menimbulkan gradasi warna yang sangat indah, merah-hitam-merah-hitam-merah-merah-hitam. Setidaknya, ada bagusnya juga dan berwarna. Seperti hidupku yang selalu berwarna, tidak pernah lurus - lurus saja dengan nilai yang jelek - jelek terus, ato bagus - bagus terus. Life is never flat...

20 menit yang lalu, baru saja Ibu saya tercinta pergi untuk meeting sebentar dengan teman - temannya dan kemudian menuju ke sekolah kita tercinta untuk mengambil rapot saya yang mungkin mengecewakan bila dilihat dari satu sudut pandang. Saya menganggap sekolah dan rapot hanyalah sekian persen dari bagian kehidupan saya, tidak lebih dari 5 % mungkin. Karena mungkin banyak orang yang terus - menerus mendapat nilai bagus, namun daya kreasinya, daya hidupnya, daya manfaatnya, daya jaringannya, daya organisasinya, daya olahraganya, daya - daya yang lainnya lemah dan mendekati nilai nol....


Saya bersyukur bisa menjadi seorang yang diberi oleh Tuhan semuanya, bagi saya semua orang itu hidup dan mati serta berubah. Namun yang membedakan adalah BAGAIMANA ia hidup dan mati serta perubahan yang menuju ke arah mana. Jadi, tidak ada yang bisa merubah semua itu dan mewujudkannnya kecuali menjadi berbeda dan luar biasa dari orang lain.

Saya juga masih heran dengan para Sarjana di negeri kita, mengapa mereka mendapatkan "banyak" ilmu dengan pendidikan SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun dan S1 paling cepat 3,5 tahun tetapi tidak punya Daya Kreasi sama sekali. Cita - cita mereka hanyalah BEKERJA. Tidak ada semangat untuk menciptakan pekerjaan, semuanya hanya bekerja pada orang lain. Tidak menyadari bahwa ada banyak potensi dalam diri mereka setelah 16 tahun menimba ilmu. Dasar..., memang benar kata Bob Sadino.

Baiklah.Tinggal menunggu rapot saja...

Baca Selengkapnya......

Ditilang Polisi

Dari forum sebelah ... fiksi atau non fiksi, silahkan ambil hikmahnya...

Masih ingat ketika melewati lampu merah, Apa yang akan teman - teman lakukan pada saat lampu kuning menyala ? Tancap gas atau rem ?


Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak," pikirnya sambil terusmelaju.

Prit!


Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti.
Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing. Hey, itu khan Bobi, teman mainnya semasa SMA dulu.
Hati Jono agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.
"Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!"
"Hai, Jon." Tanpa senyum.
"Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah."
"Oh ya?" Tampaknya Bobi agak ragu. Nah, bagus kalau begitu.

"Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong."
"Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini."

Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono harus ganti strategi.

"Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala."

Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.

"Ayo dong Jon. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu."

Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Sementara Bobi menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Bobi mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah Bobi dengan penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itu sedikit.

Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bobi kembali ke posnya. Jono mengambil surat tilang yang diselipkan Bobi di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa ia tidak menilangku.

Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bobi.

"Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar permohonan kami terkabulkan.

Berhati-hatilah. (Salam, Bobi)".

Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bobi. Namun, Bobi sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak menentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan... ....

Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain.
Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.

Drive Safely Guys..




Baca Selengkapnya......

Aku nggak waras ! Siapa yang ngomong aku waras ?!

Setidaknya harus ada 'bumbu - bumbu' dan segala uba rampenya dalam kehidupan kita. Terkadang mencoba berinteraksi dengan dunia luar yang belum kita ketahui sama sekali dan mungkin hanya sedikit mengerti dapat membawa kita pada suatu peristiwa yang sangat berkesan mendalam dan tidak hilang selama bertahun - tahun pada diri kita dan teman - teman atau yang ikut menyaksikan. Seperti yang dialami oleh seorang temanku pada kisah masa lalunya, tepatnya 7 tahun yang lalu atau saat saya masih kelas 4 SD. Sebut saja namanya Ahmad.

Nah, si Ahmad ini adalah murid baru di sekolahku dan baru saja pindah dari tanah kelahirannya di Pontianak, Kalimantan Barat. Otomatis dia merasa asing dan belum mengerti tentang segala adat istiadat dan tata bahasa di tanah Jawa. Yang menjadi masalah adalah teman - teman lain yang suka usil, kebetulan saya harus menyebut satu tokoh yang sama yaitu Kepik alias Apip. Keusilan kali ini sebenarnya tidak begitu lucu bagi yang mengerti, tetapi karena bloon-nya si Ahmad ini mengenai Bahasa Jawa, maka beginilah kisah itu mengalir....


  • Kepik : ( Dari luar kelas sudah merencanakan kuusilan, sok akrab ) " Hai, mad. Apa kabarmu ?"
  • Ahmad : ( Nggak njawab, ada firasat buruk )
  • Kepik : " Eh, mad. Kamu tadi pelajaran bahasa jawa-nya mudeng nggak ? "
  • Ahmad : " Enggak blas i, aku nggak mudeng sama sekali... "
  • Kepik : " Lha kalo di Kalimantan sana, pelajaran bahasa daerahnya apa ? "
  • Ahmad : " Ya, -------- ( penulis lupa jawabannya... )---------- "
  • Kepik : " Ooo, gitu. Eh mad. Kamu tahu waras (red-sehat) nggak ? "
  • Ahmad : ( Dengan nada penuh tanya dan curiga ) " Eeee, enggak i. Apa to itu waras ? "
  • Kepik : " Enggak, cuman tanya og. Kata temen -temen kamu itu waras loh mad... ( Nada pertanyaan yang aneh ) "
  • Ahmad : ( Dengan nada penolakan yang luar biasa dan keras sekali sampe orang sekelas mendengar ) " Enggak len, aku nggak waras. Kamu itu sukanya nuduh orang seenaknya sendiri !!!! Sapa yang bilang aku waras ?"
  • Kepik : ( Karena mengetahui bagaimana ceritanya, kontan malah ketawa diikuti semua orang sekelas ) " Waakakakkakakakakkak..... "
  • Ahmad : ( Bingung dan masih marah kemudian keluar kelas dan mengadukan kepada guru )

Yah begitulah, mungkin karena melihat aura kata "waras" yang menurutnya tidak baik atau berkonotasi negatif, langsung saja mengatakan bahwa waras itu adalah sifat yang tidak baik ( hahahaha...) dan menolak dikatakan waras. Ahmad...ahmad.... :)

Baca Selengkapnya......

Yang Pacaran Ngaji, Yang Ngaji Pacaran

Alhamdulillah, sudah bisa ngajak temannya ikut ngaji


Astaghfirullah, kok yang ngaji malah ikut pacaran ?



Ironis dan menyesakkan sekali ya ? Tapi seperti itulah yang saya dengar dari sahabatku. Begitulah tuturan spontannya saat kami sedang ngobrol di depan rumah salah seorang sahabatku lainnya. Kontan, kami bertiga bukannya diam atau bagaimana - bagaimana tetapi malah ketawa...

Pagi itu kami membicarakan banyak hal, dan yang menjadi 'fokus' utama adalah diriku yang sedang berubah. Yah, seperti yang diceritakan di dua kalimat di atas. Saya punya seorang teman yang mungkin sudah 'professional' di bidang pacaran (haa...?) yang dulu waktu kelas satu, satu kelas dengan Apip dan menjadi 'target' kami untuk diikutkan 'ngaji' pekanan bersama - sama dengan temen - temen satu angkatan, ya mungkin karena menurut kami dia mempunyai prospek dan potensial yang bagus jadi di target, tidak tahu juga pertimbangan siapa, tapi mungkin karena sudah takdirnya begitu dan mungkin sudah saatnya dikasi sama Allah hidayah dia jadi mendatangkan kami sebagai 'pemberi petunjuk' (hehehe...).

Singkat cerita, akhirnya dia berhasil di ajak pengajian pekanan tersebut di atas. Dan sudah berjalan sekitar hampir satu tahun saat posting ini ditulis dan lagi, yang menjadi aneh adalah 'Mengapa saya jadi ikut -ikutan 'pacaran' ?! Sebenarnya, bukan mau menjadikan dia sebagai 'objek' pembawa perubahan pada diriku tetapi hanya saja tidak lengkap ceritanya kalo tidak diikutsertakan yang pada akhirnya emang ceritanya saya jadi 'ikut - ikutan' karena sekarang di kelas dua ini saya sekelas sama dia.

Merasa bersalahkah ? Merasa mengecewakan-kah ? Itulah yang selama ini selalu menghantui saya. Walaupun saya tahu, jika temen - temen semua menilai pasti jawabannya YA. Tetapi, saya juga merasa tidak bisa dipersalahkan sepenuhnya karena mungkin faktor 'pengaruh' ato influence dari lingkungan juga ikut membawa perubahan pada diri saya. Walaupun saya tahu semua ini bagian dari kesalahan tapi begitulah, hidup tidak pernah tanpa cacat dan gejolak. LIFE IS NEVER FLAT...


Buat temen - temen satu halaqoh sama saya dan yang mengetahui jalan cerita di atas dimohon tidak membesar - besarkan dan menyebar - nyebarkan cerita di atas. Karena saya tidak ingin kemudian ada pertikaian dan pembunuhan (hohoho...).

Baca Selengkapnya......

Berganti Template lagi...


Entah mengapa aku begitu menginginkan sempurna dalam setiap hal yang aku inginkan dan butuhkan, jadi templatenya ganti - ganti terus sampai puas dan baik. Dan akhirnya kini mendapatkan yang aku inginkan, tanpa cacat dan simple serta tidak membuat repot. Walaupun memang aku memegang prinsip bahwa blog itu yang penting kualitas isinya dan dan terus - menerus ter-update dengan tulisan sendiri.

Alhamdulillah juga, sekarang banyak teman - teman sekelas yang mulai blogging dan membuat blog khusus untuk kelas kita, XI IPA 7. Yah, bersyukur juga karena dulu waktu pertama kali blogging hanya punya teman Apip dan Umar.Hehehe...



Dahulu, rasa bosan selalu menemani saat sedang posting dan menulis serta meng-update blog, karena tidak ada teman untuk dikomentari dan dikecrohi, tapi sekarang lumayan banyak yang avaible untuk diajak saling berkomentar. Teman - teman satu kelas hampir semuanya tertarik untuk membuat blog mereka masing - masing, karena sebelumnya mereka hanya mengenal Friendster saja dalam memahami Internet. Yah begitulah, mencari teman dan "teman" sebanyak - banyaknya dengan cara yang simple dan sederhana dan dapat juga dikatakan sebagai pengenalan secara cepat dan singkat tetapi berhenti kepada anak - anak muda Indonesia mengenai Internet.

Paling tidak, Friendster juga telah membawa dampak yang positif bagi perkembangan dan penyebaran Internet di Indonesia. Bahkan adik - adikku mulai mengenal dan tertarik kepada Internet dengan Friendster. Tetapi ya itu, dampak negatif dari Friendster juga tidak tanggung - tanggung, yaitu membatasi pemahaman Internet hanya yang "itu - itu" saja.

Ya sudahlah, cukup sekian. Besok dilanjutkan lagi pembahasan ini. Aku sudah mulai ngantuk dan mblenger, kakiku juga belum sembuh bener.Doain ya kawan....



Baca Selengkapnya......

Sakit Kaki


Jum'at,5 Desember 2008, alias kemarin Aku masuk angin. Tapi sepertinya bukan cuma masuk angin biasa, karena sampai aku menulis postingan ini aku masih merasakan tidak enak badan yang luar biasa, luar biasa sakitnya dan menderitanya.

Benar - benar menyiksaku, karena semalam aku tidak bisa tidur dengan nyenyak sama sekali. Sebelumnya aku berniat untuk tidur di masjid seperti biasanya, tetapi karena tidak diperbolehkan oleh Abi dan Ummi, aku tidur di rumah. Hanya untuk memejamkan mata saja begitu sulit, bahkan pukul 1 pagi aku terbangun dan tidak bisa tidur hingga adzan subuh merasuki telingaku dengan mendayu - dayu, ya kebetulan rumahku ada di depan masjid. Yang membuat lebih menyiksa adalah kenyataan bahwa hari ini adalah hari ujian terakhir, walaupun yang diujikan hanyalah Bahasa Jawa dan Penjaskes.


Namun, tetap saja yang namanya Sakit tetaplah sakit yang menyiksa. Kebetulan ujian diadakan agak siang sedikit, pukul 09.45 jadi Aku masih bisa beristirahat melegakan seluruh tubuhku yang masuk angin. Tapi sepertinya ada yang aneh, karena aku sudah tidak merasakan demam dan pilek tetapi kok rasanya masih pegel - pegel ?

Aku mencoba merasakan keanehan rasa 'sakit' yang menyiksaku ini sambil berbaring di tempat tidur yang masih acak - acakan karena tidak ada tenaga untuk merapikannya. Kedua tanganku rasanya 'keju', orang Jawa ngomongnya begitu. Dan kakiku ototnya seperti kejang dan tertarik. Sungguh benar - benar menyiksa. Bahkan aku hampir memutuskan untuk tidak masuk sekolah dan mengambil Ujian Susulan jika saja Ummi tidak menganjurkan untuk masuk sekolah bagaimanapun caranya. Kemudian, aku mandi dengan seember air hangat untuk menuruti keinginan badanku walaupun kemudian rasanya sama saja. Tetap pegel dan 'keju'.

Di sekolah, aku lebih tersiksa karena harus mengerjakan ujian dengan merasakan pegel - pegel di kakiku. Jam pertama adalah Penjaskes, karena soalnya mudah - mudah dan mudah juga di'awur' maka hanya butuh waktu 15 menit unutk mengerjakannya. Perasaan lega menghampiriku setelah mengerjakan soal - soal ujian Penjaskes dan keluar kelas, namun ternyata itu hanya sebentar. Karena ujian selanjutnya masih harus menunggu 1 jam lebih 15 menit lagi, ya, menunggu kelas 1 untuk selesai mengerjakan ujian Geografi. Menyiksa sekali, menyiksa...rasanya benar - benar sakit di kaki, aku kemudian mengajak temanku untuk menemaniku ke UKS, dan kami tidur disana hingga ujian Bahasa Jawa datang waktunya.

Ujian Bahasa Jawa Aku lewati hanya 20 menit saja, dan kemudian keluar ruang ujian untuk siap - siap pulang. Tetapi ternyata, teman - teman mengajak untuk bermain futsal. Begitu menyesakkannya tidak dapat mengikuti ajakan teman - teman karena kakiku rasanya benar - benar sakit. Walaupun mereka berkata kalau Aku tidak terlihat sakit. Tapi apa orang sakit harus menunjukkan ekspresi sakit ? Maaf teman,

Do'akan semoga kakiku gak kenapa2...



Baca Selengkapnya......

Ujian Semester Ganjil...


Hari ini adalah puncak ujian Semester Ganjil, mata pelajaran yang diujikan siang tadi adalah Fisika. Bahkan sebelum aku menceritakan betapa membingungkan dan memusingkannya soal - soal Fisika tadi, mungkin kau sudah berteriak dalam hati, "Ohh...". Ya, memang begitulah kenyataannya, aku hanya berdiam diri di kelas ujian sambil menuliskan posting yang sedang kau baca ini, tentu saja di kertas bukan di PC.Kertas ? Ya, kertas ujianku yang sama sekali tidak kubaca dengan serius. Karena aku memang tidak bisa mengerjakan satu-pun dari 30 soal multiple choice dan 5 soal essay yang disediakan...^_^


Apakah aku orang bodoh ? Hm, pertanyaan yang menarik jika aku bertanya balik kepada orang yang menanyakannya padaku "Apakah orang Bodoh dan Pintar itu ditentukan dari faham atau tidaknya dia dalam Fisika, Matematika dan Kimia", dan mungkin akan berubah menjadi sebuah perdebatan yang tiada akhirnya jika diteruskan...

Mungkin, jawabannya "tidak juga", walaupun memang belum banyak para pencari tenaga kerja yang menyadari hal tersebut, maksudku persyaratan menjadi seorang tenaga kerja yang digaji tiap bulannya 1 -2 juta rupiah. Banyak orang yang masih tidak mengerti bagaimana kecerdasan seseorang tidak hanya pada posisi tersebut. Tidak sedikit orang yang memiliki nilai - nilai akademis sekolah yang bagus pada akhirnya nanti hanya menjadi seorang "pekerja", ya, "PEKERJA", P - E - K - E - R - J - A... yang bekerja pada orang lain. Sedangkan seseorang yang dulunya mempunyai nilai akademis yang dipandang tidak baik justru menjadi orang - orang yang sukses. Sukses menapaki hidup, sukses menggapai cita - citanya yang mungkin sangat jauh dari kesan tenaga kerja. Menjadi seorang trainer,entrepeneur,pembicara,dll.


Baca Selengkapnya......

AMNH 13-S FPI ™

judulnya aneh yaw ?

itu adalah judul karangan cerita BUKAN FIKTIF, asli dari ku...
kependekan dari...

"AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR 13 SEPTEMBER Front Pembela Islam"

wew, kerend yaw ?
{" yoh,yoh, ngono yo oleh... tapi ceritanya gimana.... ?!"}

ceritanya begini,
malam itu, malam ke 14 Ramadhan 1429 Hijriyah. Jam dinding masjid menunjukkan pukul 10.30 WIB. Kami... {"siapa kami ?"}, [seg nanti dulu tak jelaske, dengerin seg....]; para remaja dan pemakmur masjid [insya allah...] bersama dengan sodara" yang laen berinisiatif untuk melakukan "muter", alias berAmar Ma'ruf Nahi ; menegur yang salah dan menyeru kepada kebaikan...

Kami, para Mu'ammar ilal ma'ruf dan Munhauna minal Mungkar [ bener gak ya tata bahasanya...] yang terdiri dari 10 orang; plus beberapa orang yang tinggal di Masjid dengan 'sang' Amir, Mas Haris... adalah :

1. Sumarno [ namanya disini emang gitu...; tanpa penjelasan]
2. Dawam [ not identified exactly; orangnya care, perhatian, semangat, giat; sepengetahuanku looh... ]
3. Burhanuddin [ ustadz; ciee.....; di PonPes Al Abidin Banyuanyar]
4. Ari [ hanya tau panggilannya; pemakmur masjid, karena tidurnya di masjid ]
5. ToPan [ tetangga ku.... ]
6. Yasir Maulana [ al ambonie; orang ambon yang mencari ladang jihad di Solo]
7. Nonot alias Sulaksono [ 'hanya' guru TK; tapi jangan ditanya 'apa - apanya']
8. Nur Kholis [ 'guru' kungfu-ku; temen-ku, tetangga-ku]
9. Willy [ tetangga-ku, mahasiswa komunikasi UMS...]
10. aku alias Izzuddin [ kalo kau tanya di Polsek Colomadu, pasti kenal. Karena aku memalsu nama di sana.... ]

...... cukup perkenalannya.......

Cerita di mulai saat sudah berjalan motor - motornya; ada 5 motor... [ mereknya honda semua kayaknya, jadi SPONSORED BY HONDA ]...; kami keliling banyuanyar untuk mengingatkan dan mengajak kepada kebaikan...., dan Alhamdulillah tidak ditemukan orang - orang yang benar" 'edan' untuk melakukan mendem"an di kampung 'tanpa gereja' ini...

...perjalanan berlanjut ke Boyolali, tepatnya di depan asrama Haji Donohudan. di sana kami menemui orang yang baru 'ngombe', tapi hampir aja kelewat jikalau Mas Marno tidak cukup 'jeli' dan awas dalam mem'bau' "harum"-nya Ciu ato minuman keras itu...; di ingatkan mereka mau dan membuang sendiri Ciu-mereka; kemudian diajak ngobrol dan dinasehati; CLEAR...

...terus ke depan AURI, terus cari Bensin di dekat Pabrik Gula; di sana ketemu tetangga yang kafir baru 'pacaran' sama 'lonte' alias PSK; Mas Nonot emosi, terus di'parani', trus di'keplak', di'koploki' di'antemi', dia pergi...; CLEAR...

...nah, di sini, di daerah Trowangsan,Malangjiwan,Colomadu, Karanganyar. Kami ketemu orang baru 'ngombe' di samping kantor kepala desa; terus di kejar gak ketemu. Trus dibuwang ae Ciu-nya. Para bapak yang ronda, kami ingatkan...;CLEAR...

...sebelumnya kami juga ketemu sama beberapa anak muda sebaya-ku, yang lagi 'mendem' di depan MI di dekat daerah Bandara sono...; trus mereka lari, trus beberapa buat keributan sehingga Pak RTnya bangun dan menemui kami trus menasehati mereka..., pokoke beres juga;CLEAR..

... masalah muncul di saat kami menegur para preman yang baru 'ngombe' di trowangsan sini, setelah berdialog dengan mereka, mereka emosi dan melempar kami dengan batu dan botol kaca minuman keras-mereka, trus motor-ku dirusak skoknya [ sampai posting ini ditulis, skok-ku belum juga tak 'benak'-ke ], motornya mas Nonot dipecah lampunya, mas Burhan dipukuli pake batu, mas Marno ditendangi, {"lha kamu...?"}; aku sama Kholis membela diri sambil melarikan diri dan menolong; aku cuma sempet melempar batu 2 kali dan menendang muka salah satu dari mereka sekali; 15 menit kemudian suasana reda setelah mas Marno pura - pura nelpon polisi dan mereka melarikan diri....; NOT CLEAR

... pak Salman [ waka LUIS ], datang dan nyuruh kita lapor ke polisi tentang 'pengroyokan' ini. Terus aku lapor ke polisi - polisi 'tengik'.... aku ngaku namanya Izzuddin Abdus Salam terus lapor dan diintegorasi sampe gak tidur semaleman....; bersamaan dengan itu, para mujahidin lain dari masjid arofah, sekitar orang 100-an datang ke TKP dan 'menekan' atau membuat pressure serta mencari para preman kampung yang mengeroyok kami tadi. Sampe - sampe truk yang lewat diberhentikan...; aku bolak - balik Polsek dan PKU Muhammadiyah Solo untuk ngambil surat Visum untuk mas Burhan [ polisi ngrepoti, tengik, goblok, podo sontoloyo-ne....] dan sahur di warung dengan setengah gelas teh dan se'gitu'-lah nasinya dengan lauk semur apa gitu...

...paginya, pukul 07.00. kami sekitar 200-an orang bersama dengan anggota LUIS dan yang lainnya 'nggruduk' lagi di TKP buwat dokumentasi, dan mencari orang - orang yang terlibat kalo mungkin ketemu. Tapi nihil....

... 3 hari kemudian, polisi berhasil menangkap 3 tersangka dalam kasus 'pengroyokan' itu; kami-pun juga selalu mengawasi pemberitaan di koran; sambil menunggu berkembannya kasus, kami menjalani aktivitas seperti biasa [ aku sekolah.... huhuhuhu....]. dan yang tidak mengagetkan adalah para intel-polisi dan intel-preman selalu mondar - mandir di depan masjid dan di depan rumahku... [ karena masjidnya di depan rumahku... ^_^]....

... Hari ini begitu mengagetkan !!! Para 'preman' kampung itu meminta untuk bertemu dan meminta maaf; dalam pengakuaannya mereka menyesal dan terbawa emosi karena merasa di'mbau reksoni' oleh salah seorang di antara mereka yang kebetulan orang AURI; kami mengajukan MoU dan meminta ganti rugi dari mereka [ yang jelas untuk motorku dianggarkan...]; dan cukup sampe sekian dulu ya....

kalo ada pertanyaan tentang cerita yang nulisnya agak kacau ini, tulis di Komentar...., cukup sekian.

Baca Selengkapnya......

Woro - woro

pengumuman sebentar kawan,,
di sekolahkuw baru aja dilakukan PEMILU alias Pemilihan Umum Ketua OSIS masa bakti/'kacung' 2008/2009...

buat apa akuw cerita....???
"karena ingin berbagi, dan akuw termasuk salah seorang anggota KPKO, {"what's that ?"}. Itu kependekan dari Komisi Pemilihan Ketua OSIS {"owwh..."}. "

calon ketua OSISnya ntu ada tiga, {"kayaknya setiap pemilihan ketua OSIS, calonnya mesti ada tiga yaw ? Dasar tradisi..."} yaitu :

1. BOYD THORIQUL ABROR
2. ZACKUARY SWANDHARU
3. CHOLILA TAMZISY

bukannya akuw gag mau nyebutin visi-misinya,tujuannya,siapa mereka ato gimana 'bentukane', cakep apa enggak..., TAPIIII.... GAK PENTING BANGET laah....; apa urusan akuw ma OSIS...

hasil Pemilihannya adalah { tak gawe tabel ae yaw...} :

1. si BoyD iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii..... dst.
2. Bang Jack iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii dst.
3. CokLi iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiiiiiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiii iiiiiiii iiii iiii iiii iiii dst.

sudah dapat ditebak dari SIMULASI papan penghitungan suara tersebut kawan,, bahwa yang memenangi voting adalah bang jack, alias zacky, alias zackuary yang notabene adalah 'dedengkot' dan INTI MKI.... { ada apa.... ? }

JUJUR,, akuw juga milih Zackuary kog.... {"lohh,,, kenapa ?, bukannya kamu anyel ma MKI"} karena menurut akuw, semangat amar ma'ruf nahi mungkar yang terpancar dari wajahnya si zacky tuwh "Luar Biasa !"..., dengan begini aku mencanangkan :

1. tahun depan tanpa konser 'syetan', alias SOLOTION. { "lotion apa tuh ?"}
2. tahun depan, kegiatan yang menentang syari'at, tanpa tanda tangan Ketua OSIS...
3. Amar Ma'ruf Nahi Mungkar diTEGAKkan...

wuhuu........

udah dulu yaw.....

assalamu'alaikum....

Baca Selengkapnya......

.:.salafy EXPRESS.:.

engga tau dapet judul darimana,, yang jelas tetep menarik tho? lagi - lagi soal rohis di sekolahku yang :

1. NGE BLACK LIST ORANG...padahal yang di black list bukan orang dengan ajaran SESAT!!! malahan seorang yang hafalan qur'annya lebih tinggi dari mereka { apa mereka bisa menghapal po piye?,, hehehe...}
2. TIDAK MAU MENERIMA PENDAPAT ORANG LAIN
percuma ngadain pekasa dan lain-lain kalau kalian sendiri aja gag mau terbuka sama pendapat orang..takut-takut rois lain kalian larang-larang juga
3. TAKLID..sma pendahulu-pendahulu...{ milih2 pendahulu ato salafnya meneh...}
4. Gag terbuka,.. gag share (ini dia....)
5. ASAL NGOMONG...katana disuruh jaga lisan; tapi mereka gag bisa jaga tangannya dari kejahilan


so, what can i do for my ISLAM ? Give me advices...



dilanjutkan,,-------CONTINUED...

kata sapa MKI sekolahku tu berniat baek pada semua MUSLIM sekolahku,, { kataku...}. Yah emang bener,, tapi kan memang setiap Harokah tujuannya seperti itu; Dan kalo ada yang bilang itu; Ra Penting { berarti wonge iki BODOH... }, Rasah digagas { JAHLUN... }, Ngopo diurusi { BUTA... }, opo tho... { MAJNUN...}....

ya,, kita harus peduli terhadap DAKWAH. Kita semaikan bibit - bibit pilihan untuk seorang da'i atau da'iyah, di tanah yang subur dan terpilih juga, dipupuk dengan ilmu dan pengalaman keislaman, dibekali dengan prinsip mu'amalah yang baik, dan dididik dengan semangat jihad ilallah serta bertoleransi dalam masalah furu'iyah....

Deru roda dakwah semakin hari semakin menggelora, menyeru setiap insan yang memiliki hati nurani untuk turut serta dalam penyebaran bibit – bibit dakwah di bumi Indonesia...

justru yang dipermasalahkan oleh kami terhadap MKI itu cara dakwahnya yang.... {sudah disebutkan di atas}; so, keinginan terbesar kami adalah :

1. bersama - sama mendakwahkan islam tanpa pandang gerakan harokah, pengajiaannya dimana, dan siapa ustadznya...; yang penting dasarnya ALQUR'AN, Sunnah Nabi, dan aplikasi islam dari para SALAFUSSHOLEH

2.tidak lagi ada blacklist2'an yang merupakan KEMUNGKARAN dan bukan lagi bid'ah karena Rasul-pun tidak pernah memblacklist orang" munafik... { emang siapa mereka !}

3.menyerahkan ilmu, amanah, dan segalanya kepada orang yang lebih utama dalam ilmu dan amanah tersebut. Jangan dipaksakan seorang perokok disuruh ngisi ta'lim... { tenaanan...}

4. dll. yang mewujudkan ISLAM "berusaha" BERSATU !!!

----selese----







Baca Selengkapnya......

>>>karena gue MUSLIM. BuKaN ROHIS !

jangan tersinggung dan bingung { karena saya juga bingung...} dengan judul di atas bro - sis sekalian,, soalnya kemaren saya baru saja padu dan udur sama anak - anak MKI alias Majelis Kerohanian Islam sekolah saya. Saya itu sekelas sama amirnya anak - anak MKI, dan saya ributnya alias udur dan padunya sama dia, karena pamflet saya ( yang sudah di ACC sama pembina Rohis) untuk aksi menyambut ramadhan buat temen2 seSekolah pada dikleteki alias dicopoti sama bocah - bocah MKI; alasannya "ACARA kaya' gitu ga' disayriatkan ama Rasul Sallallahu'alaihi wa sallam" . Dikiranya masjid dan sekolah ini punya mereka !? Kebayang ga' saya debat sama amirnya ???

jangan kaget; soalnya waktu udur - uduran (opo meneh iki...?) "sang" amir tangannya ndredek dan bergetar - getar. Kalo bole tau, sebenarnya model penSalafyan ekspress di Rohis sekolahku tuh lucu,, soalnya dia ( si amir ) itu baru aja bisa baca Qur'an,, dan nggak ditutupi juga Kemakennya dia dan temen - temennya juga express, sampe - sampe berani BLACKLIST temen saya yang udah hapal Qur'an 3 juz kurang lebih, alias APIP. Ceritanya begini kawan... :

Saya : "...,eh kowe kan amire rohis tho. Aku pengen ketemu karo sing nyuweki pamfletku"

amir : " ...di omongke ning kene karo aku wae"

Saya : " la ba'tsa. oke, sekarang kenapa bocah bocahmu nglenteki pamfletku?"

amir : " acara kayak gitu ga ada syariatnya..."

Saya : " masalahnya bukan itu, tapi kenapa ente neteli pamfletku yang udah sah "

amir : " tapi kan acara gitu harus izin MKI dulu"

Saya : "emangnya antum semua siapa ? { pemimpin semua anak muslim di sini ? dipilih jadi pemimpin aja diem2, gak banyak yang tahu dan respek !?} Kami dah tahu ente pasti nolak, jadi langsung ke Ustadz Harno aja.."

amir: {diem, mikir} " karena gak disyariatkan, berarti itu salah dan mungkar"

Saya: " kalo ini kamu tunjuk sebagai suatu yang salah dan mungkar, berarti ente merasa benar donk ?"

amir:" ya nggak gituu..." { piye tho !!! jarene salah, berarti kowe bener ?! piye iki }

Saya:" ini dah pernah dicontohin nabi kok,, cari aja di kitab sirah yang laen. Jangan asal kutib ustadz. dan ente merasa benar lagi? kami berbuat itu pasti ada dasarnya..."

amir: " karena itu mungkar maka saya klentek..."

Saya:" itu kalo menurut ente saja ! Sekarang menurut kita bersama, acara PENSI {t4 saya, namanya SOLOTION} dan teater itu mungkar kan ?!!"

amir:{mantuk, mantuk}

Saya: " kenapa ga' dicopot pamfletnya? Kenapa dibiarin ? coba copot Pamflet itu !!!" { sambil nunjuk ke papan pengumuman di kelasku}

amir:{diem; lama... walau akhirnya tiba2 menyerang dengan ngawur} " itu pasti akhir2nya ada kaitannya dengan pemilu, alias didekengi PKS (parte keadilan sejahtera)"

Saya:("mulai ngawur nih orang")" maksud ente? emang kenapa tho dengan mereka?"

amir:" islam ga boleh berpolitik, harus pelan2"

Saya: ("pelan pelan mbahmu, cara dakwah ente aja keras dan semliwer")" kata sapa, pada zaman rasul aja ada parlemen kok, untuk rapat bersama rasul. kemudian, Pada perang badar, rasul membagi pasukannya menjadi beberapa harokah alias pergerakan, ada muhajirin & anshor. Anshor pun dibagi 2, Aus dan Khazraj { untuk argumen si amir terhadap tidak ada yang namanya harokah dalam islam }..."

amir:" kalo gitu, maaf untuk netelnya { tidak berekspresi }"

Saya:" ya... ( ???*&!^@)

amir:" { ngomong opo ga cetho, soale kelas rame}"

Saya: { menutup dengan 2 hadits rasul, tentang ALQUR'AN dan HADITS; serta tiga do'a nabi pada Allah }

amir: { nggeblas...,, mengadu kepada "senior" }

---------------selese-------------------------: dikutip dengan perubahan, penambahan, pengurangan biar seru...

Baca Selengkapnya......

Deklarasi Gerakan Membangun Moral dan Etika Pelajar Indonesia...

pagi ini, aku akan berangkat menuju ke pendhapi gedhe balaikota solo untuk acara yang telah disebutkan di atas. acara tsb. akan dihadiri oleh pak menteri pemuda dan olahraga, bp. adhyaksa dault; aku ke sana karena diundang sebagai ketua FORMASI.Apa itu FORMASI ? FORMASI itu kesatuan dari 11 orang pemuda yang mengelana selama ini mencari makna serta hakikat hidup manusia dan belum ketemu juga; pun-sekarang formasi dari FORMASI udah banyak berubah dan menyebar ke-seluruh pojok perjuangan dakwah di Jawa Tengah.

oke,, kembali ke acara di atas. acara ini diadakan dengan kerjasama KAPMEPI dan MENNEGPORA; yang prihatin dan berpandangan positif terhadap segala kemungkinan yang ada pada para pemuda di Indonesia, khususnya di Solo.

yang jadi masalah adalah; tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa hal seperti ini itu BODOH, SIA - SIA, etc.; Tapi saat aku tanya terus bagaimana ???? mereka cuman bilang SANTAI SAJA; begitu bodohnya,naifnya,sia -sianya kamu...!!! negara ini sedang mekar dan berkembang, kamu diam dan santai ?! Mana nasionalisme-mu !! Rasulullah itu nasionalis bung kalo boleh tahu; {untuk sekedar diketahui, yang bilang seperti ini bukan orang ROHIS looh,,}...

"justru yang menjadi bodoh karena dibodohi oleh pengalaman itu anda kang", aku bilang ke dia seperti itu dan DIAM. kakaka...,, bicaralah pada tanganku... !!!!

Pokoknya do'ain aja acaranya LANCAR...

Baca Selengkapnya......

TouR de Nampoe {Chapter II}

Maaf kalo terlalu lama menunggu kisah yang menarik dari saya...
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selanjutnya,, setelah puas berfoto ria dan ber"narsis - narsisan", kami berangkat menuju ke Pantai Sadeng, { ini pelabuhan !!! bukan pantai... }; Dengan segala kengos-ngosan-nya, motor kami rela diajak kompromi menaiki dan menuruni beberapa bukit lagi untuk sampai di sono...

Tentu saja yang kami samperin pertama kali setelah sampai pelabuhan ikan adalah WARUNGnya, MAKANANnya...; { mak kluntungg... },,Photobucket Kemudian dilanjutkan dengan mengisi bensin { tapi aku nggak kebagian, hanya motornya mas Manda saja..}, dan bernarsis - narsis-an lagi sampae puaas...

Kemudian lagi, kami { ehh,, cuman PakDhe saja ding.. }; beli ikan Pari { yang bakal gosong di knalpot...} dan berli ikan "unnamed", alias tidak dikenal...; Berangkat !!! Pulangnya kami harus memaksa motor - motor untuk lebih berkeringat lagi dan pada akhirnya kami kasih makan bensin sampai tekoor...

Pokoknya kisahnya panjang,, dan disingkat samapi PULAANG dan CAPEEK....

{ NANTIKAN KELANJUTAN KISAHNYA; pada TOUR de NorthJava bulan DEPAN }...

Baca Selengkapnya......

TOUR de NAMPOE { chapter I }

Disela – sela menulis PRADANA Chapter II, ternyata aku harus ikut Touring yang diadakan hari Ahad ampe Senin kemaren....

Latar Belakang Touring

Grand Launching untuk LIRIS.... { what is LIRIS ? }

LIRIS ntu Lingkar Remaja Visioner,, orgnanisasi untuk remaja yang punya tilik pandang ke depan yang di rintis oleh “pakde”… { sapa lagi tu pakde }….

OK…

Pertaanyaannya akan dijawab di ceritaKu…

Turing diadakan hari Ahad sampe Senin kemarin,, bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Taon negara kita te’cinta Indonesia…,, yaitu 17 Agustus tahun ’45 { eeeeh…} 2008 sampe tanggal 18nya. Diikuti oleh 12 Peserta,, yang bermental ‘worker’ semwa….

Para peserta turing adalah :

1. Pakdhe Indrawan YePe ; adalah guru, teman, sahabat, penasehat, dan pembimbing

kami…..

2. Faza Alka ; adalah sahabatKu, ketua FAROIS 2007 – sekarang….

3. mas Arif Zukhruf…. ; adalah Vokalis ke3 grop nasheed ZUKHRUF…

4. mas Taufiq Zukhruf ; adalah pendekar Wushu yang ikut nimbrung di ZUKHRUF

Sebagai vokalis utamma….

5. mas Argo Kembang ; adalah personel serbabisa ZUKHRUF,, yang mirip sama

Giring serta ber”bobot”

6. AkkHuwww ; adalah seseorang yang sedang dikejar oleh kesempurnaan

Dan merupakan ketua FORMASI ampe sekarang.....

7. Si Bro ; adalah vokal kembang grup nasyid ALKALINE.,, seorang

Perantau dari Rembang,,

8. Arsyadanie... ; adalah siswa MA Al Islam Djamsaren,, vokalis ALKALINE

Juga....

9. Mas Manda ; adalah siswa Al Islam yang sengsara,, bekas SAPALA

Sejati..... ( ALKALINEr.... )

10. Mas Kholid ; adalah orang yang disengsarakan oleh Mas Manda...,,

Ini juga orang ALKALINE...

11. Mas Larso ; Ketua BEM Institut Seni Indonesia Sollow....

AHAD, 17 AGUSTUS 2008

Perjalanan dimulai jam 3 sore,, disambi mampir untuk beli batere untuk kamera yang sudah kehabisan makanan alias listerik....,, setengah jam melewati daerah Solo Baru kemudian melintas jembatan, terus sampe di Gerbang SOEKOHARJOE,, dan mengisi Bensiin untuk motor2 yang sudah kelaperan,, { aku ngisi 15 rebu... } dan berlanjut segera dengan berpose pada Handycam Dokumentasi....

Sampe di Sukoharjo Kota,, kami mampir di Masjid Besar Sukoharjo,, dan Sholat Ashar di sono. { ya iyalah... masa’ di jalan }. Perjalanan berlanjut saat kami sudah sholat { masa’ pas sholat },, selama satu setengah jam kami melintas batas Kota dan Kabupaten serta menembus Gerbang Kabupaten Wonogiri yang tidak dijaga sapa-pun sehingga sampailah kami di Wonogiri...

20 menit kemudian,, kami berhenti di pinggiran waduk Gajah Moenkoer dan Berpose serta berfoto bersama untuk mengabadikan para calon almarhum. Perjalanan berlanjut setelah puas berfoto dengan waduk yang terkenal tersebut tanpa sempat ditagih oleh waduknya untuk mbayar....

PETAKA bermula disini,,

Saat udah sampe di Giritontro {kalo nggak salah},, ternyata Mas Manda dan Mas Kholid yang berboncengan tidak ada di tempat yang seharusnya alias mengikuti rombongan. Setelah ditelisiki,, eh... di telpon dan SMS ternyata..... RANTAI MOTOR MEREKA PUTUS !!!! { ini di tengah gunung mas....mbak.... }

ALHAMDULILLAH,, kebetulan sekali kami berhenti menunggu mereka tepat di depan rumah ”BOLO”-ne PakDhe Indrawan... { kalo boleh tau,, temennya pakde tu ada dimana – mana loh ... },, kami pun menunggu mereka dijemput oleh PakDhe, Mas Taufiq, dan Si Bro....,, Sejam kemudian alias jam 18.30; mereka datang dengan cara mendorong, menarik dan menyurung motor Mas Manda sampe di Rumah Pak Dayat { BOLO-ne PakDhe },, Setelah itu, Aku dkk. disibukkan untuk menyambung rantai { setengah jam...} dan... TIDAK BISA !!!

So, kami berusaha mencari bengkel....

Dua bengkel kami datangi dan semua menyatakan TUTUP. { sebenarnya gak ada yang ngomong gitu sih..., hanya karena tidak ada orang sama sekali berarti tutup !} Dan kami benar – benar TIDAK PUTUS ASA !!! {karena ada PakDhe...},, kami-pun mencari Toko dengan niat beli rantai dan dipasang sendiri...,, oleh pak Dayat kami diantar ke toko yang sudah tutup; samapi disana Pak Dayat mengetuk pintu pemilik toko dan mengutarakan niat kami....,, dan begitulah { mas manda memutuskan beli rantai ”Cina”,, alias murah dan ”Berkualitas” },, serta dipasang-kan oleh PakDhe selama satu jam....,, dengan disinari lampu motor-nya mas arif,,

Pukul 19.30,, kami berangkat dengan mengalihkan Jadwal; yaitu mampir dulu di tempat Simbahe PakDhe...,, Setengah jam perjalanan kami lakoni dan sampai di Pasar Imogiri { kalo gak salah lagi....} untuk MAKAN MALAM....,, Jam delapan malam kami melanjutkan kembali perjalanan bersejarah ini dan sampai di Rumah Simbah pukul 20.30 pass...; dilanjutkan Sholat Maghrib Isya’,, ngeteh,, bernasyid dan ANGLER....

SENIN, 18 AGUSTUS 2008

Pukul 00.00,, kami bangun dan Qiyamullail serta Tahajud sendiri – sendiri.......,, sampai pukul 00.30 dan segera Berangkat ke Tujuan Asli yaitu PANTAI NAMPU...; Samapi di Pertigaan GIRI BELAH, kami terus aja { siapa peduli Gunung terbelah,, }, dan sampai di Pantai sekitar jam 1 malem... { Subhanallah,, Luar Biasa...}, menyaksikan indahnya Pantai di malam hari bos....

Jam 1 malem sampe jam 3,, kami bernasyid ria dengan mendendangkan banyak lagu dan ditutup dengan Lagu Sewu Kutho-nya Didi Kempot oleh Si Bro. Jam 3 pagi,, kami terlelap dan bangun jam setengah lima buat Shubuhan di Pinggir Pantai.... { di atas Pasir ndess...},, Setelah tilawah dan kajian dari PakDhe, kami bermain – main dan berpose ria di pantai sampe jam 8..... { PUAAAAAAAAASS....., karena tidak ada orang selain kami karena ini adalah pantai yang terpencil dan terawat....}

BERSAMBUNG........

<

Baca Selengkapnya......

PRADANA First Chapter

"Wuhuuii..."

Begitu tau aku akan kebagian jatah jadi pengawas,, nggak terbebani sama "orang - orang" bebal lagi... Aku berteriak,, ( tapi di dalam jantung, soalnya aku tahu hal tsb. saat pelajarannya Bu Yayuk { Matematika bozz...} so, di dalam jantung aja teriaknya;

Setidaknya itu saat aku belum tahu, kalo ternyata jadi Pengawas itu BODOH, MEMBEBANI, dan berimej PENCARI SALAH;
Yah, sebenarnya kalo bole cerita pada adek2 kelasku semuanya, aku mo cerita :
{ ngapain cerita... }

"...PRADANA itu sebenarnya even akhir tahun untuk para Junior PRAMUKA smansa tercinta, tetapi ini semua kebijakan para guru - guru yang menggurui dan sok menjadi guru untuk melaksanakan PRADANA di awal tahun dengan pertimbangan Cuaca, Keadaan, serta PENCARIAN DANA { Why...? }..."

Seperti ente ketahui semuanya, semua skulah sekarang dah nggak bole ambil UANG GEDUNG lagi ke murid2nya { eh,, ke ORTUnya }, jadi sekolah bingung mau cari duid kemana untuk menambal sulam Anggaran Sekolah tahun ini...,, ditambah (+) lagi Kelakuan BODOH "orang - orang" yang MEMBODOHI temen - temennya akibat DIBODOHI oleh Setan { Who're They ? }... ngopo didelekke...

MEREKA ADALAH.... PANITIA "SOLOTION"...
-----------------------------------------------------------------------------
"apa itu SOLOTION ?" {sebenarnya aku capek suruh nulis, tapi apa boleh buat demi ade2 ku yang ingin balas dendam kepada "adek cucu"-ku}

"...SOLOTION adalah kegiatan yang bertujuan hiburan (hiburan lagi...) untuk warga sekolah yang berwujud konser musik dan aneka kegiatan yang "sia2" untuk seorang muslim; Diadakan setiap akhir tahun sekali dan dananya sebagian dari sekolah; sebagian lagi para panitia mencari SPONSOR..."

"terus kenapa PANITIA SOLOTION ?"

"...mereka membebani sekolah dengan DEFISIT anggaran SOLOTION 2008 kemarin, jdai adek2 sekalian harus rela tersiksa lebih awal di PRADANA, yang sebenarnya sama sekali NGGAK MANTAPH..."

-----------------------------------------------------------------------------

LANJUT PRADANAnya...

Aku sebenarnya nggak bisa bercerita jadi nikmati aja tulisanku yang "berpoin - poin"... :

PRADANA diadakan di Sambirejo, Sragen. Di BUPER Ki Ageng Srenggi, dan baru pertama kalinya diadakan disitu. Jadi maklum kalo banyak kekacauan...

1. Dewan Ambalan (DA), yang merupakan petinggi PRAMUKA kelas 2 baru diangkat 3 minggu sebelum PRADANA
2. Panitia PRADANA, baru dibentuk 2 minggu sebelum PRADANA
3. Proposal PRADANA, baru diajukan 3 HARI sebelum PRADANA
4. Sempat terjadi kekacauan pembantukan Panitia

ITU TENTANG PANITIA...


sekarang tentang PESERTA;

1. Seharusnya PRADANA diadakan di akhir tahun sebagai ajang Ujian KePRAMUKAan setelah berekstrakulikuler selama setahun di sekolah
2. Para peserta tidak disiplin,, dan lebih buruk 4 kali lipat dari tahun kemarin
3. Banyak barnag sitaan yang dipake panitia,, { hehehe... }
4. Peserta lebih "MEWEK", dan MANJA karena ada GURU...
5. GURU "melindungi" peserta yang LEMAH

Fakta2 lain sebelum aku bercerita panjang lebar...

1. Panitia yang disurupi Jin ada 3; Peserta kurang lebih 6...
2. Ada dualisme panitia; PANITIA GURU & PANITIA PRADANA
3. OSIS dan MMPK nggak "dianggep" sama GURU
4. Pengawasnya disuruh kerja
5. Pengaswasnya merasa tidak diundang...

{ SEBENERNYA, tugasKU sebagai PENGAWAS tidak sesuai DENGAN MENTAL PEKERJAku }

bersambung...

Baca Selengkapnya......

Tips Merusak Aqidah Islam

written by someone

Semakin mendekati hari akhir, tentulah penyimpangan akidah semakin ngetren dan kadang bikin kita geli sekaligus ngeri. Berikut tips yang bisa jadi pedoman untuk Anda yang ingin mengacaukan keyakinan. (Saya meniru cara Sean Covey menuliskan 7 Kebiasaan Paling Tidak Efektif sebelum memulai bukunya)

0. Ragukan sifat Allah dan percayalah hanya pada akal manusia.
Mana bisa percaya dengan sesuatu yang tidak bisa dilihat? Jadilah orang yang paling pesimis. Anggap diri Anda orang paling sial sejagat yang tak tersentuh kasih Tuhan.

1. Jangan baca Qur’an.
Buat apa baca sesuatu yang tak dimengerti artinya? Jangan agendakan itu dalam jadwal harian Anda. Gunakan Qur’an hanya untuk keperluan mistis seperti memajangnya di atas pintu.

2. Dewakan toleransi agama.
Percayalah kalau semua agama itu sama. Dan semua orang pasti masuk surga. Kalau diajak beribadah yang tak sesuai syari’at, mengangguklah. Ini demi perdamaian, Bung.

3. Telan buku filsafat atau yang beraliran kiri bulat-bulat.
Seringlah membaca karya-karya Nietzsche, Machiavelli, Marx, atau siapa saja. Setelah itu, mulailah untuk sering bertanya-tanya dalam hati.

4. Tonton TV Anda seakan-akan Anda tak pernah membayar tagihan listrik.
Tonton para wanita cantik bin bahenol sepuasnya. Tonton acara yang hanya membuatmu senang dan tertawa hingga lupa waktu. Kita juga perlu rileks, bukan?

5. Jangan mau jadi kaya.
Jadilah orang yang miskin sepanjang masa. Jangan terlalu pusingkan dunia. Toh, kita semua juga akan mati. Dan katanya, kaya tidaknya seseorang ga jadi prasyarat masuk surga!

6. Ini bukan bid’ah, tapi melestarikan kebudayaan.
Lestarikan kebudayaan seperti potong sapi terus diarak keliling kampung, grebegan (atau yang sejenisnya), dan sejuta macam keragaman budaya Indonesia. Siapa tau kita bisa masuk MURI, bukan?

7. Bedakan agama dan negara.
Kita kan hidup di Indonesia yang bukan negara agama. So, ngapain ngeributin soal politik, undang-undang, aturan pemda, yang harus sesuai dengan syariat? Orang-orang di atas ajah yang ngurus begituan. Yang penting sholat aja kan?

Nah, sudah lihat? Cara-cara di atas akan membimbing kita menuju kehancuran dan kekalahan total! Berikut yang semestinya kita lakukan.

0. Yakinlah bahwa Allah itu Maha Adil.
Kalau memahami agama hanya dengan akal semata, silakan cari tempat duduk di neraka. Salah satu keMahaAdilan Allah adalah, Dia membuat kita punya kekurangan dan kelebihan. Tetaplah fokus pada kelebihan yang kita miliki. Cepatlah bangun bila jatuh.

1. Agendakan baca Qur’an.
Walau belum bisa memaknai dan mengamalkan, belajarlah untuk teratur membaca. Tiga juz dalam semalam namun libur untuk 2 bulan ke depan tidak lebih baik daripada 3 lembar sehari namun konsisten.

2. Jadilah seperti pohon kurma yang dipagari.
Akarnya kokoh tertancap hingga ke dalam tanah. Namun, buahnya dapat dipetik siapapun. Tebar manfaat ke seluruh penjuru, namun tetaplah pada keyakinan akan Islam. Buktikan bahwa agama ini membawa rahmat bagi sekalian alam.

3. Baca boleh, tapi jangan yang aneh-aneh.
Buku-buku teologi memang kadang menarik, namun bila berlebihan dan dibaca saat kita masih remaja (baca: masih gamang) tentulah efeknya ke kerangka berpikir. Kalau badan merasa sedang lemah, sebaiknya jangan keluar saat badai.

4. Banting TV Anda bila Anda sedang marah.
Informasi itu penting, kalau secukupnya. Media menjadi senjata ampuh dalam perang pemikiran. Pembodohan di mana-mana. Opini ummat terbentuk dengan salah hanya karena benda yang dimensinya tak lebih besar daripada separuh kulkas sepintu. Mengerikan, bukan?

5. Menjadi kaya itu keharusan.
Mark Shuttleworth bisa membantu sebuah distro menempati peringkat pertama pada distrowatch. Mungkin suatu hari nanti, dengan harta Anda bisa membebaskan Palestina atau menyelamatkan iman orang-orang yang guncang hanya karena sebungkus mie instant.

6. Sekali bid’ah tetap bid’ah. Sekali haram tetap haram.
Apapun namanya, bid’ah tetap dilarang. Adalah misi kita untuk menyadarkan masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan jahiliyah. Anda mungkin ditertawakan, tapi yang pasti: bukan mereka yang akan tertawa terakhir kali. Salah tempat boleh, asal jangan salah sikap.

7. Islam adalah sistem.
Agama = sempurna. Tak ada yang mesti diragukan. Ianya merancang bagaimana kita harus bertingkah, sekaligus pedoman bagaimana berkehidupan kebangsaan. Sekulerisme hanyalah kedok untuk menjauhkan kita dari kemenangan. Dan tunggulah, karena Allah Berjanji akan membuat kita unggul sekali lagi, sebelum hari kiamat. Dan, siapa lagi yang lebih benar janjinya daripada Allah?

Ya Allah, Jangan Buat kami terhina…

Wallahu’alam bisshowab. Wassalaam.

Baca Selengkapnya......

kebencian pada FRIENDSTER

ajang fitnah >>>>> nggak salah...
ajang pamer {aurat} >>>>> bener...
ajang koleksi gambar >>>>> na'am
media setan {wew...} >>>>> tul juga...
kumpul kebo {ups..} >>>>> nggak tahu kalo ini...

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

entah mengapa hari ini begitu bencinya pada friendster; apalagi punya orang indonesia. hanya satu kata : "BLASSS..."

begitu "BLASSS..."nya, sampe - sampe nggak jelas itu profile punya sapa ? makna shoutoutnya apa ? picNya pamer jerawat,, huruf - hurufnya di gede-kecilin,, kampungaaan !!! Kaya orang 'pelosok' yang nggak pernah tahu dunia IT !!!

INTERNET ITU LUAS BRO !!!!

Nggak cuman FRIENDSTER !!! ada Blogger ( mesti ndlongo... ), ,ada AdSense ( panganan opo kuwi ),, ada HOSTING,, ada DOMAIN,, ada XML,, ada HTML ( jangan - jangan NGGAK TAHU ),, MAU - MAUNYA ORANG INDONESIA DIBODOHI !!!

Orang BARAT itu CERDAS kalo mbohongin orang Indonesia...

Keblinger Friendster,, singkatan HTTP aja nggak tahu...
pokoke nek nulis tinggal nulis "friendster.com" >>> terus LOG IN >>> terus nulis FITNAH >>> terus mbayar >>>


Seseorang menulis dalam blognya :

Bismillah

Assalaamu’alaikum.
Alhamdulillah. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa’ala Ali Muhammad.

Friendster is an Internet social networking. Begitu yang tertulis di Wikipedia. Tapi, kita semua tahu, artikel di wikipedia bisa dibuat oleh siapa saja. Oleh karena itu skripsi, paper, artikel, atau apapun yang merujuk pada Wikipedia, patut dipertanyakan kesahihannya.

Mengapa saya benci Friendster?
0. Mengurangi produktivitas.
Sudah jadi rahasia umum, di banyak instansi yang menyediakan akses Internet bagi karyawannya, Friendster menjadi situs yang haram dikunjungi. Kenapa? Ada banyak orang yang menghabiskan waktu berjam-jam demi mengedit profil, mencari-cari teman, dan sejuta ragam tindakan yang tak layak dilakukan saat jam kerja. Mudah-mudahan kita dapat dengan lancar menjawab saat malaikat bertanya “Kau gunakan untuk apa saja waktu hidupmu?”

1. Persahabatan semu
Jangan bohong sama saya. Ada begitu banyak orang yang menambah koleksi teman, hanya dengan melihat wajah sang calon teman! Kalau ganteng atau cantik, baru dijadikan teman. Haha! Ada-ada saja. Tak heran, pertemanan yang didasarkan pada penampilan fisik, akan berakhir tragis: begitu apa yang dipunya sirna.

2. On the Internet, nobody knows you are a dog.
Anda bisa saja mengaku sebagai Presiden RI, Frida Lidwina, Susan Bachtiar, atau orang yang sudah mati sekalipun. Pencurian account pun jadi marak. Btw, jangan kira saya tak pernah punya account di sini. Dulu alasannya sederhana: saya rindu dengan buku kecil yang isinya profil teman2 SD. Ada nama, ttl, makanan paporit, minuman paporit, kata mutiara, terus ada tanda tangan di bagian paling bawah. Ah, jadi anak kecil memang menyenangkan, bukan? :P

Hm.. Kalau masih ber-Friendster ria, silakan aja deh… Saya ga maksa agar account Anda dihapus kok.. :)

Wassalaam

>>

BERSAMBUNG... ( besok {entah kapan..} )



Baca Selengkapnya......

Akhir Trilogi MOS 2008/2009

Selasa, 15 Juli 2008
Setelah kemarin berurusan dengan wartawan sableng yang membuat para panitia menderita diteriaki pengawas pada 'hari akhir' nanti,, aku bersemangat bangun pagi dan Sholat shubuh secara munfarid di sekolahan. Asbabnya, karena kalo sholat di masjid depan rumah mesti nanti telat lagi kayak kemarin. Ga enak donkkzz...
" Masa, sebelum memarahi dimarahi dulu..."

Jam 6 sampe jam 7,, kami berpesta. Membuat special effect dengan menggedor - gedor lemari adalah tugas utamaku waktu itu. Sebelum akhirnya nanti dimarahi sama pak penjaga sekolah. Berteriak mencari - cari kesalahan adek - adek yang 'goblok', karena mau dimarahin begitu aja adalah tugas selanjutnya.

Aku ga mau kalah sama Rizki yang teriuk - teriuk ( soale suarane cempreng ) di depan kantine pak yamto. Aku gantian pukul pukul papan tulis sampe ada adeknya yang kaget setengah mati. Puasss....

"APALAGI DITAMBAH DENGAN NJEPRET ADIKE SING ELEK TUR DIGAWE ELEK MENEH..."





Rabu, 16 JULI 2008
hari ini "LIBIDO"-ku untuk marah sudah hampir terselesaikan. Namun, ternyata ada setan yang lagi lewat. Yaitu, para PENGAWAS. So, mau tidak mau aku harus berteriak sampai suaraku habis dimakan kupingnya adek - adek 'culun' itu. Acara berlangsung lancar = " Luapan ANgkara Cah Ra sabaran "=> NGAWUR JUGA; sampe sore hari saat aku mendapat gelar MOST ACTIVE COMMITE & -------(sensor)-------- ( i've got shame again {kepreet...} )

SORE HARINYA,,,,
setelah adek - adeknya pulang kami dipanggil pengawas.

P1 : MOS sa'iki NGGILANI...
P2 : Panitiane salah kabeh, ra isoh mikir...
P3 : Wartawan isoh mlebu...,, di kontrol sekolah !!!
P4 : Panitiane ROBOT... Gobl** !!!!

dan lain - lain yang juga 'menyesakkan' KUPING....

kemudian kami di giring ke tengah Lapangan sambil tetap TerPEJAM matanya...,, bersamaan dengan itu mas 'Gendut' berteriak ...

G : ...dengan hal - hal tersebut, MOS kali ini......SUKSES !!!!

Kami disemprot air pake selang, digebyur pake ember... "Asem, teles kabeh rung sholat maghrib...."




SELESAI....

Baca Selengkapnya......