Spiga

kebencian pada FRIENDSTER

ajang fitnah >>>>> nggak salah...
ajang pamer {aurat} >>>>> bener...
ajang koleksi gambar >>>>> na'am
media setan {wew...} >>>>> tul juga...
kumpul kebo {ups..} >>>>> nggak tahu kalo ini...

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

entah mengapa hari ini begitu bencinya pada friendster; apalagi punya orang indonesia. hanya satu kata : "BLASSS..."

begitu "BLASSS..."nya, sampe - sampe nggak jelas itu profile punya sapa ? makna shoutoutnya apa ? picNya pamer jerawat,, huruf - hurufnya di gede-kecilin,, kampungaaan !!! Kaya orang 'pelosok' yang nggak pernah tahu dunia IT !!!

INTERNET ITU LUAS BRO !!!!

Nggak cuman FRIENDSTER !!! ada Blogger ( mesti ndlongo... ), ,ada AdSense ( panganan opo kuwi ),, ada HOSTING,, ada DOMAIN,, ada XML,, ada HTML ( jangan - jangan NGGAK TAHU ),, MAU - MAUNYA ORANG INDONESIA DIBODOHI !!!

Orang BARAT itu CERDAS kalo mbohongin orang Indonesia...

Keblinger Friendster,, singkatan HTTP aja nggak tahu...
pokoke nek nulis tinggal nulis "friendster.com" >>> terus LOG IN >>> terus nulis FITNAH >>> terus mbayar >>>


Seseorang menulis dalam blognya :

Bismillah

Assalaamu’alaikum.
Alhamdulillah. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa’ala Ali Muhammad.

Friendster is an Internet social networking. Begitu yang tertulis di Wikipedia. Tapi, kita semua tahu, artikel di wikipedia bisa dibuat oleh siapa saja. Oleh karena itu skripsi, paper, artikel, atau apapun yang merujuk pada Wikipedia, patut dipertanyakan kesahihannya.

Mengapa saya benci Friendster?
0. Mengurangi produktivitas.
Sudah jadi rahasia umum, di banyak instansi yang menyediakan akses Internet bagi karyawannya, Friendster menjadi situs yang haram dikunjungi. Kenapa? Ada banyak orang yang menghabiskan waktu berjam-jam demi mengedit profil, mencari-cari teman, dan sejuta ragam tindakan yang tak layak dilakukan saat jam kerja. Mudah-mudahan kita dapat dengan lancar menjawab saat malaikat bertanya “Kau gunakan untuk apa saja waktu hidupmu?”

1. Persahabatan semu
Jangan bohong sama saya. Ada begitu banyak orang yang menambah koleksi teman, hanya dengan melihat wajah sang calon teman! Kalau ganteng atau cantik, baru dijadikan teman. Haha! Ada-ada saja. Tak heran, pertemanan yang didasarkan pada penampilan fisik, akan berakhir tragis: begitu apa yang dipunya sirna.

2. On the Internet, nobody knows you are a dog.
Anda bisa saja mengaku sebagai Presiden RI, Frida Lidwina, Susan Bachtiar, atau orang yang sudah mati sekalipun. Pencurian account pun jadi marak. Btw, jangan kira saya tak pernah punya account di sini. Dulu alasannya sederhana: saya rindu dengan buku kecil yang isinya profil teman2 SD. Ada nama, ttl, makanan paporit, minuman paporit, kata mutiara, terus ada tanda tangan di bagian paling bawah. Ah, jadi anak kecil memang menyenangkan, bukan? :P

Hm.. Kalau masih ber-Friendster ria, silakan aja deh… Saya ga maksa agar account Anda dihapus kok.. :)

Wassalaam

>>

BERSAMBUNG... ( besok {entah kapan..} )



Anonim mengatakan...

sepetinya anda sedang emosi tingkat tinggi mas. sabar. ..

Hauserr mengatakan...

nggak sih cuman penyadaran pada kawwand2...

Anonim mengatakan...

Hehehehe... Betul itu yang Anda bilang. Saya setuju sekali. Cuma sekarang saya jadi punya akun FS. Eits, jangan berprasangka dulu sodaraku.. hehehehe.. Cuma buat iseng ajah, biar profil kita enggak dipalsu orang. Saya enggak pamer2 aurat kok.. ^_^ V

"Berbaurlah, tapi jangan lebur..." (lupa quote dari siapa)

Your cOmment"s Here! Hover Your cUrsOr to leave a cOmment.