Spiga

Aktivis Dakwah bukanlah Robot

Aktivis Dakwah Bukan Robot
Bukan pula manusia yang merobot
Tiba-tiba menjadi asosial dan tidak merasakan sensitifitas rasa humanis
Aktivis dakwah tetap sah mengatakan "itu cantik","itu tampan"dalam rangkaian kekaguman pada Pencipta si Makhluk tampan dan cantik
Aktivis dakwah hanya mengambil sikap berbeda dalam menyikapi gejolak perasaannya
Sebab,jalan yang dipilihnya memang menempanya untuk tidak menjadi manusia kebanyakan dalam mengolah rasa,cinta dan kekaguman!
Aktivis dakwah bukan robot.
Bukan pula manusia yang merobot, kaku dan tanpa rasa. Bedanya... mereka mengekspresikan kekagumannya, cintanya, dengan cara semestinya.
Sebab... jalan yang ditempuhnya menempanya untuk menjadikan segala sesuatu menjadi indah dan terjaga, termasuk cintanya pada makhluk ciptaan Rabb-nya!
Rabi'ah Al-Adawiyah, dalam KHP

Anonim mengatakan...

PUISI UNTUK SAUDARAKU TERCINTA,,

SAUDARAKU YANG SEDANG DALAM DILEMA
SAUDARAKU YANG SEDANG DALAM FUTUR
SAUDARAKU YANG ekstrim TERHADAP WANITA...

Your cOmment"s Here! Hover Your cUrsOr to leave a cOmment.